Ramai Video Kelapa dalam Program MBG, Pengelola Tegaskan Menu yang Dibagikan Lengkap

oleh -1400 Dilihat
oleh

MEDIAOPINI.ID, KUTAI KARTANEGARA – Beredarnya video pembagian paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa SDN 001 di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, memicu perbincangan luas di media sosial. Video tersebut menampilkan para siswa membawa pulang satu buah kelapa utuh yang dibungkus plastik, sehingga memunculkan asumsi bahwa kelapa tersebut merupakan satu-satunya menu MBG yang diterima.

Video itu diketahui pertama kali menyebar setelah diunggah oleh akun-akun media sosial di platform Instagram, di antaranya @respons.media dan @pembasmii.kehaluan pada Jumat (13/2/2026). Unggahan tersebut kemudian menuai beragam komentar dari warganet yang mempertanyakan kelengkapan menu MBG.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Dapur Alam Gas Badak Satu, Alih Tugas Abdi Nolima, menegaskan bahwa video yang beredar tidak menampilkan keseluruhan paket MBG yang sebenarnya diterima oleh para siswa.

“Video yang beredar di media sosial tidak menggambarkan keseluruhan paket Makan Bergizi Gratis yang kami distribusikan kepada siswa. Hal inilah yang kemudian memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat,” jelas Alih Tugas Abdi Nolima.

Ia menjelaskan bahwa video tersebut diunggah oleh pihak sekolah dengan maksud untuk menunjukkan kegembiraan dan antusiasme siswa dalam menerima program MBG. Namun, potongan gambar yang beredar justru menimbulkan tafsir yang keliru di ruang publik.

“Unggahan tersebut sejatinya dibuat pihak sekolah untuk menunjukkan antusiasme anak-anak saat menerima MBG. Namun, potongan video itu ditafsirkan seolah-olah siswa hanya menerima satu buah kelapa,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Abdi Nolima memaparkan bahwa kelapa muda yang terlihat dalam video merupakan bagian dari menu kering, bukan satu-satunya makanan yang dibagikan kepada siswa.

“Perlu kami luruskan bahwa kelapa muda merupakan bagian dari menu kering. Selain itu, siswa juga menerima roti abon, telur rebus, dan susu. Sedangkan menu basah terdiri dari nasi putih, telur kecap, tahu goreng tepung, tumis wortel dan jagung, serta buah semangka,” paparnya.

Atas polemik yang muncul akibat viralnya video tersebut, pihak pengelola MBG menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan berkomitmen melakukan evaluasi internal.

“Atas kejadian ini, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ke depan, kami akan melakukan perbaikan dalam perencanaan menu serta lebih berhati-hati dalam pelaksanaan Program MBG agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri terus dijalankan sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi seimbang bagi anak sekolah, sekaligus upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan proses belajar siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.