Damai Itu Indah, FPK Kaltim Ajak Warga Jaga Kondusivitas Daerah

oleh -838 Dilihat
oleh

MEDIAOPINI.ID, SAMARINDA – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Timur kembali mengingatkan pentingnya menjaga suasana damai di tengah keberagaman masyarakat. Seruan ini disampaikan agar stabilitas daerah tetap terjaga dan aktivitas masyarakat tidak terganggu oleh potensi konflik.

Sebagai daerah yang dihuni oleh berbagai latar belakang suku dan budaya, Kalimantan Timur dinilai memiliki kekuatan besar dalam persatuan. Namun, kondisi tersebut perlu terus dirawat agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan kepentingan.

Ketua FPK Kaltim, Syaharie Jaang, menegaskan bahwa harmoni sosial yang selama ini tercipta merupakan hasil dari upaya bersama seluruh elemen masyarakat.

“Ia dirawat, dijaga, dan diperjuangkan dari perbedaan suku, ragam budaya, dan banyak kepentingan. Namun kita tetap disatukan oleh satu tujuan, yaitu Kaltim yang damai,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas aparat, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat, termasuk dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Ia menyampaikan bahwa kebebasan menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dijalankan secara bertanggung jawab.

“Silakan menyampaikan aspirasi, itu dijamin undang-undang. Tapi seperti halnya di jalan raya, ada rambu yang harus dipatuhi. Tidak boleh ugal-ugalan, tidak boleh merusak, dan tidak boleh anarkis,” tegasnya.

Menurutnya, potensi gesekan sosial harus diantisipasi sejak awal agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Sekali api konflik menyala, memadamkannya tidak mudah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris FPK Kaltim, Achmad Jubaidi, mengajak masyarakat untuk lebih mengedepankan komunikasi yang sehat dan bijak dalam menyikapi perbedaan.

“Mari hindari provokasi dan tindakan yang dapat merugikan masyarakat luas. Kedepankan cara-cara yang damai dan bermartabat,” ujarnya.

FPK Kaltim juga mengingatkan bahwa dampak dari ketidakstabilan sosial akan dirasakan langsung oleh masyarakat kecil, mulai dari pelaku usaha hingga pekerja harian yang menggantungkan hidup pada kondisi yang aman dan kondusif.

Dengan demikian, seluruh masyarakat diharapkan terus menjaga Kalimantan Timur sebagai rumah bersama yang penuh persaudaraan, dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga ketenangan.

Damai bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bersama. Karena itu, menjaga Kaltim tetap teduh adalah tanggung jawab semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.