Pemkot Samarinda Siapkan Sistem Pemantauan BBM Bersubsidi Lewat CCTV di SPBU

oleh -389 Dilihat
oleh

MEDIOPINI.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda berencana memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan memasang kamera pengawas atau CCTV di seluruh SPBU yang ada di wilayahnya. Upaya ini dimaksudkan untuk menekan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar.

Langkah ini mencuat dalam pertemuan lintas sektor yang digelar pada Kamis (19/6), membahas strategi pencegahan pembelian berulang oleh oknum tak bertanggung jawab yang kerap memanfaatkan BBM bersubsidi untuk keuntungan pribadi.

“Kamera pengawas akan membantu kami memetakan pola pengisian yang mencurigakan. Kendaraan yang mondar-mandir akan terlihat dengan jelas,” kata Asisten II Setkot Samarinda, Marnabas, usai rapat.

Proyek ini akan dikerjakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda, yang juga membuka kemungkinan integrasi sistem dengan platform digital milik Pemkot, Samagov. Rencananya, dua unit kamera akan dipasang di setiap SPBU. Dengan total 22 SPBU, maka akan tersedia setidaknya 44 unit CCTV.

Marnabas menambahkan, sistem yang dikembangkan tidak perlu rumit dan mahal. Yang penting, katanya, data bisa diakses dengan mudah, bahkan lewat perangkat mobile.

“Yang penting fungsional dan bisa dipantau secara real time. Pengawasan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk aparat penegak hukum,” jelasnya.

Pihak Pertamina Patra Niaga disebut turut mendukung inisiatif ini. Bahkan, akses kamera rencananya juga akan diberikan kepada kepolisian dan instansi terkait lainnya guna memperkuat fungsi pengawasan.

Pelaksanaan teknis di lapangan akan dikoordinasikan oleh Dinas Perdagangan Kota Samarinda. Mereka tengah mempersiapkan sinkronisasi dengan Diskominfo, dan jika memungkinkan, pengadaan CCTV akan diajukan melalui anggaran perubahan tahun ini.

“Melalui rekaman kamera, kita bisa mengetahui siapa saja yang mengisi BBM berkali-kali. Ini juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan publik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.