Samarinda – Stabilitas dan kondusivitas menjadi fokus utama dalam peringatan May Day 2026 di Kalimantan Timur. Disnakertrans Kaltim menyiapkan ruang dialog sebagai sarana penyampaian aspirasi pekerja tanpa aksi demonstrasi.
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kaltim, Aris Munandar, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan mengikuti arahan pemerintah pusat. “Jadi memang tiap tahun kita ada peringatan Hari Buruh Internasional. Untuk tahun ini juga mengacu pada juknis dari kementerian yang baru kami terima sekitar 20 April kemarin,” ungkapnya.
Kegiatan yang dirancang tetap berorientasi pada kebersamaan. “Kegiatan-kegiatan seperti jalan sehat, silaturahmi, hiburan. Intinya membangun kebersamaan, karena arahan dari kementerian juga pelaksanaan harus tertib, aman, dan damai,” kata dia.
Menurutnya, pola tanpa demonstrasi telah terbukti efektif dalam beberapa tahun terakhir. “Alhamdulillah beberapa tahun ini tidak ada aksi turun ke jalan. Tapi bukan berarti aspirasi tidak disampaikan. Mereka tetap menyampaikan, hanya dengan cara yang lebih dialogis,” jelasnya.
Ia juga mengajak pekerja memanfaatkan kanal aduan yang tersedia. “Imbauan kami, jangan takut mengadu. Kanalnya sudah ada, baik online maupun datang langsung. Informasi pekerja juga kami lindungi,” tegas Aris.





