Mahasiswa Papua di Samarinda Gelar Aksi Damai, Desak Penghentian Kekerasan TNI di Papua

oleh -534 Dilihat
oleh

Samarinda – Puluhan mahasiswa Papua yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Papua Samarinda (Himapasa) menggelar aksi damai di depan gerbang Universitas Mulawarman, Jalan M. Yamin, Kota Samarinda, pada Senin (20/10/2025) sore.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita ini digelar sebagai bentuk protes atas dugaan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan, khususnya TNI, terhadap masyarakat sipil di Provinsi Papua. Para peserta membawa spanduk dan poster berisi pesan, antara lain #TolakMiliterismeDiPapua, #TolakMiliterMasukRanahSipil, dan #MiliterHarusTundukPadaPeradilanUmum.

Ketua Himapasa sekaligus Koordinator Lapangan Aksi, Paskalius Mangge, menyampaikan orasi di hadapan para peserta. “Kami mahasiswa asal Papua menolak keras adanya tindakan kekerasan yang selama ini dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga, di tanah Papua,” tegas Paskalius.

Selain orasi, sekitar 15 mahasiswa membagikan selebaran kepada pengendara dan pejalan kaki. Dalam selebaran itu tercantum empat tuntutan utama Himapasa:

  • Menghentikan penembakan di beberapa wilayah Papua.
  • Mencabut dan menolak keberadaan militerisme di Papua.
  • Militer tidak boleh masuk ke ranah sipil dan wajib tunduk pada peradilan umum.
  • Menangkap dan mengadili pelaku penjualan amunisi.

Setelah menyampaikan aspirasi, massa aksi mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.10 Wita. Aksi ini berlangsung tertib dan diakhiri secara damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.