Mafindo Samarinda Dorong Kesadaran Publik Lawan Disinformasi

oleh -729 Dilihat

Samarinda – Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Samarinda, Muhammad Aswad, menyerukan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menangkal hoaks yang terus beredar di ruang digital. Ia menilai penyebaran informasi palsu dapat mengancam persatuan dan stabilitas sosial.

Seruan tersebut disampaikan melalui video edukasi yang berisi ajakan kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai setiap informasi yang diterima, terutama dari media sosial. Ia menegaskan bahwa setiap informasi perlu diverifikasi atau dicek faktanya terlebih dahulu sebelum disebarluaskan.

Menurutnya, hoaks bukan sekadar kabar bohong, tetapi dapat menimbulkan dampak serius apabila diterima mentah-mentah oleh masyarakat. Informasi palsu dinilai berpotensi memicu keresahan, memperkeruh suasana, hingga menimbulkan konflik di tengah kehidupan sosial.

Muhammad Aswad juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan mengedepankan etika, tanggung jawab, serta kehati-hatian dalam menerima narasi yang bersifat provokatif maupun belum jelas sumbernya.

Sebagai organisasi yang fokus pada literasi digital dan gerakan anti-disinformasi, Mafindo Samarinda terus mendorong peningkatan kesadaran publik terkait pentingnya budaya cek fakta di era keterbukaan informasi saat ini.

Melalui pesan tersebut, Muhammad Aswad berharap masyarakat dapat menjadi pengguna internet yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab, sehingga ruang digital tetap sehat, aman, serta mampu memperkuat persatuan di tengah keberagaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.